Ingin Memulai Bisnis Sampingan? Baca Dulu Panduannya diSini Supaya Sukses!

Posted on

bisnis sampingan

Ada banyak motif dan alasan mengapa seseorang memulai bisnis sampingan meskipun sudah memiliki pekerjaan tetap dengan gaji bulanan yang di atas UMR. Mulai dari untuk menambah pemasukan dan mencukupi kebutuhan, menambah tabungan, sampai mempersiapkan usaha untuk pensiun nanti, usaha sampingan memang sebuah peluang yang selalu menarik untuk dilakoni.

Anda pun bukan pengecualian. Saat ini, Anda mungkin masih merasa aman dengan pekerjaan kantoran Anda dan gaji tetap yang diterima tiap bulan. Tapi, jika Anda memiliki cukup banyak waktu dan tenaga ekstra, memulai usaha sampingan sama sekali tak ada ruginya.

Pasalnya, bukan hanya bisnis sampingan ibu rumah tangga yang menjanjikan yang bisa Anda andalkan, tapi juga berbagai peluang usaha lainnya. Apalagi, banyak ide usaha sampingan yang bisa dimulai dengan modal minim, termasuk bisnis sampingan pegawai kantor.

Mengapa Anda Perlu Memulai Bisnis Sampingan

Apakah Anda selama ini ingin memulai usaha sampingan, misalnya bisnis sampingan rumahan maupun bisnis lainnya yang bahkan bisa dijalankan lewat smartphone, tapi selalu ragu? Nah, supaya memantapkan hati Anda, simak beberapa alasan mengapa Anda perlu memulai usaha sampingan sekarang juga!

  1. Punya ide bagus dan keahlian khusus.

Sadarkah Anda bahwa sebenarnya perusahaan-perusahaan besar yang Anda kenal saat ini berawal dari bisnis kecil juga? Perkembangan tersebut memang berlangsung dalam hitungan tahun, sehingga sebenarnya Anda tak perlu ragu sama sekali untuk memulai bisnis sampingan sekarang juga, sekecil apapun skala usaha yang Anda jalankan.

Apalagi, Anda punya ide menarik yang setelah dipertimbangkan dengan matang, dan setelah dikonsultasikan dengan mereka yang sudah berpengalaman, ternyata memang punya potensi untung yang besar. Atau, Anda punya keterampilan atau keahlian khusus yang bisa mendatangkan uang.

Selama ini, sudah terbukti kan, kalau hobi dan keterampilan bisa memberikan pemasukan untuk menebalkan isi dompet? Misalnya membuka usaha sampingan cemilan untuk Anda yang hobi membuat kue atau snack, atau jadi desainer maupun penulis lepas (freelance) karena bisa mendesain atau jago menulis.

  1. Peluang pasar yang masih terbuka.

Pastinya, salah satu pertimbangan penting sebelum memulai usaha adalah apakah ada pasar atau tidak. Artinya, apakah ide bisnis sampingan TNI yang akan Anda jalankan punya pembeli atau tidak. Sebab, tanpa ada pembeli, bagaimana bisa sebuah bisnis bisa terus bertahan dan berjalan, kan?

Kalau ternyata ide bisnis sampingan yang Anda miliki ternyata punya pasar yang cukup luas dan masih memiliki peminat dan pembeli, segera jalankan! Kalau Anda masih belum tahu apakah ide bisnis Anda punya pasar atau tidak, atau ingin tahu seberapa besar pasarnya, Anda bisa lakukan pengamatan langsung atau melakukan survei secara online demi kepraktisan.

  1. Perlu pemasukan tambahan.

Tak perlu dipungkiri lagi kalau alasan yang satu ini bisa dibilang sebagai salah satu motif utama mengapa seseorang memulai bisnis sampingan. Bahkan, motif ini tidak hanya dimiliki oleh mereka yang sudah punya gaji tetap, tapi juga mereka yang punya upah dengan jumlah yang tak menentu seperti buruh, sampai ibu rumah tangga, pelajar, dan mahasiswa.

Makanya, jangan heran jika ada banyak ide usaha sampingan yang juga bisa dijalankan sebagai bisnis sampingan anak sekolah juga. Apalagi, sekarang makin banyak ide bisnis dengan modal minim, bahkan yang hanya bermodalkan smartphone dan paket internet saja, serta pastinya sah dan tidak melanggar hukum. Contohnya jadi dropshipper atau bisnis agen pulsa, yang tak kalah menarik untuk dilirik sebagai bisnis sampingan anak kuliah yang sibuk sekalipun.

  1. Mempersiapkan pensiun.

Anda tak perlu jadi karyawan kantoran untuk mulai memikirkan soal pensiun. Sebab, siapapun sebenarnya wajib mempersiapkan dana pensiun mereka. Lebih bagus lagi jika Anda mempersiapkannya sedini mungkin; makin cepat Anda menabung, makin banyak dana pensiun yang terkumpul, kan?

Di samping itu, Anda juga bisa jalankan bisnis sampingan sebagai sumber pemasukan setelah Anda pensiun nantinya meskipun tabungan pensiun sudah mencukupi. Pasalnya, selain menambah pemasukan untuk kebutuhan sehari-hari setelah tak lagi bekerja, usaha sampingan Anda pun bisa jadi aktivitas untuk mengisi waktu luang, lho. Seperti yang barangkali sudah Anda ketahui, aktivitas harian setelah pensiun juga sangat penting dalam menjaga kesehatan mental.

  1. Memperkaya pengalaman dan aktualisasi diri.

Selain bisa memberikan pemasukan tambahan, ada banyak manfaat lainnya yang bisa Anda rasakan dengan memulai usaha sampingan. Salah satunya adalah lewat berbagai pelajaran penting yang dapat Anda petik untuk memperkaya pengalaman.

Hanya saja, Anda perlu menyadari mulai dari sekarang bahwa pengalaman dan pelajaran untuk aktualisasi diri juga datang dari kesulitan maupun kegagalan. Jadi, meskipun Anda “hanya” ingin memulai usaha sampingan, jangan mengerjakannya dengan setengah-setengah. Apalagi jika Anda ingin usaha sampingan Anda berkembang sehingga bisa menghasilkan keuntungan yang makin besar seiring dengan pertumbuhannya.

Alasan di Balik Kegagalan Usaha Sampingan

Semudah apapun ide usaha sampingan yang ingin Anda mulai, termasuk peluang bisnis sampingan di internet seperti menjadi reseller atau dropshipper, pasti ada risiko yang perlu Anda hadapi kelak. Jika tidak ditangani dengan baik, risiko tersebut bisa jadi alasan kegagalan usaha sampingan Anda, lho.

Untuk menghindari kegagalan, tentu Anda perlu tahu berbagai alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Dengan begitu, Anda bisa merencanakan langkah untuk mencegah, mengantisipasi, sampai mengatasinya.

  1. Tidak mempertimbangkan batasan kemampuan.

Meskipun Anda tak semestinya menggarap bisnis sampingan dengan setengah-setengah, Anda perlu tahu batas kemampuan Anda. Apalagi jika Anda juga punya pekerjaan tetap yang terikat jadwal, atau profesi lainnya yang sama-sama menuntut terpenuhinya jam kerja tertentu yang sudah ditetapkan.

Misalnya, Anda membuka usaha katering sebagai bisnis sampingan sambil tetap bekerja sebagai karyawan pabrik.

Meskipun ide ini menarik sebagai bisnis sampingan untuk karyawan pabrik, apalagi yang jam kerjanya berdasarkan shift, Anda harus tahu berapa batas porsi pesanan yang bisa digarap agar tidak mengganggu pekerjaan tetap Anda. Hal ini terutama penting jika Anda mengurus bisnis katering Anda sendirian, alias belum punya karyawan.

  1. Keliru dalam memprioritaskan kebutuhan bisnis.

Tak jarang para pemilik bisnis sampingan keliru menentukan prioritas kebutuhan usahanya. Misalnya, langsung menghabiskan dana untuk membuat logo, membeli software akuntansi yang cukup mahal, dan sebagainya. Padahal, bisa jadi bisnis yang masih relatif kecil belum membutuhkan hal-hal tersebut untuk saat ini. Apalagi, pengeluaran jelas jadi isu sensitif jika modal usaha Anda minim.

Karena itu, selalu buat rencana bisnis alias business plan, yang di dalamnya memuat visi, misi, tujuan, dan strategi bisnis Anda, serta anggaran lengkap untuk pemasukan dan pengeluaran. Semua yang ada di dalam business plan Anda adalah panduan dalam menjalankan bisnis, terutama ketika usaha Anda baru saja dirintis.

Tapi tenang, isi business plan bisa diubah seiring dengan perkembangan bisnis Anda, kok. Jadi, pembuatan logo lewat desainer profesional bisa dilakukan setelah merk usaha Anda lebih dikenal, dan software akuntansi mahal bisa dibeli nanti setelah aktivitas di divisi akuntansi sudah meningkat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *